top of page
abstract background in soft pale blue.png

Makanan Bergizi Tidak Ada Artinya Kalau Tidak Ada yang Mau Memakannya


Coba perhatikan nampan makanan di bangsal rumah sakit atau rumah perawatan. Sering kali kita akan melihat pemandangan yang sama: makanan yang sudah ditakar dengan teliti, lengkap gizinya, tapi hampir tidak tersentuh. Kalorinya cukup. Proteinnya ada. Tapi orangnya hampir tidak menyentuhnya sama sekali.


Ini adalah salah satu tantangan terbesar dalam nutrisi lansia yang paling sering diabaikan. Kita sudah sangat sibuk menghitung apa yang mereka butuhkan, tapi jarang bertanya: apakah mereka benar-benar mau memakannya?

Masalahnya: Makanan yang Terasa Seperti Obat

Banyak makanan untuk orang tua yang memang dibuat dengan satu tujuan: kandungan gizinya. Soal rasa, aroma, atau tampilan? Sering kali jadi urusan belakangan. Hasilnya, teksturnya memang lembut, tapi warnanya pucat, rasanya hambar, dan tidak ada yang menggugah selera.


Untuk orang tua yang nafsu makannya sudah menurun dari awal, ini lebih dari cukup untuk membuat mereka tidak mau makan. Piringnya didorong, makannya tidak habis, dan waktu makan jadi momen yang menegangkan, bukan yang menyenangkan.


Nafsu Makan Adalah Bagian dari Gizi

Kita sering memisahkan nafsu makan dari urusan gizi, seolah-olah gizi itu soal kebutuhan tubuh, sedangkan nafsu makan hanya soal keinginan. Padahal nafsu makan bukan kemewahan. Nafsu makan adalah cara tubuh memilih untuk makan. Kalau nafsu makan hilang, nutrisi yang sudah kita siapkan pun tidak akan pernah masuk ke tubuh.


Bagi lansia khususnya, pengalaman sensoris saat makan sangat menentukan. Aroma, warna, tekstur, dan rasa semuanya mengirim sinyal ke otak bahwa makan itu layak dilakukan. Makanan yang bisa merangsang indera, meski dalam porsi kecil, jauh lebih mungkin untuk habis dimakan.


Sudah Saatnya Kita Mendefinisikan Ulang Makanan Sehat untuk Lansia

Makanan yang benar-benar sehat untuk orang tua adalah yang sekaligus bergizi lengkap dan menyenangkan untuk dimakan. Bukan pilih salah satu. Keduanya.


Advance Meal dibangun di atas prinsip ini: makanan sehat tinggi protein bertekstur lembut yang memang dibuat untuk orang tua dan mereka yang berisiko kekurangan gizi, supaya keluarga tidak perlu lagi memilih antara bergizi atau enak. Keduanya bisa hadir dalam satu mangkuk.


Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


Mengomentari postingan ini tidak tersedia lagi. Hubungi pemilik situs untuk info selengkapnya.
Worker with Ladder
Halal certified

No MSG, All Natural Ingredients,
100% our uniquely modified whey protein

Produced by PT. Danika Indo Cipta. Bogor, Indonesia
bottom of page