top of page
abstract background in soft pale blue.png

Kenapa Orang Tua Mudah Jatuh, dan Apa Hubungannya dengan Nutrisi

Jatuh adalah salah satu penyebab cedera terbesar pada orang tua. Dan seringkali keluarga sudah menerimanya sebagai sesuatu yang tak terhindarkan: "ya wajar, sudah tua." Padahal usia hanyalah satu faktor dari sekian banyak. Banyak faktor lain yang sebenarnya bisa kita bantu, termasuk kekuatan otot, keseimbangan, dan yang sering dilupakan: asupan nutrisi.


Apa Saja yang Sebenarnya Menyebabkan Lansia Jatuh

Jatuh pada orang tua jarang terjadi karena satu alasan saja. Beberapa faktor yang paling sering berkontribusi antara lain:

  • Otot yang melemah, terutama di kaki dan inti tubuh

  • Keseimbangan yang menurun, dipengaruhi oleh kekuatan otot dan fungsi telinga bagian dalam

  • Perubahan tekanan darah saat berdiri tiba-tiba

  • Gangguan penglihatan yang memengaruhi kemampuan membaca ruang

  • Efek samping obat-obatan tertentu yang memengaruhi kewaspadaan atau koordinasi

  • Nutrisi yang kurang, terutama asupan protein dan kalori yang tidak mencukupi


Faktor terakhir ini yang paling sering diabaikan. Padahal hubungan antara nutrisi dan risiko jatuh sudah cukup jelas. Otot membutuhkan protein untuk mempertahankan massa dan fungsinya. Ketika orang tua makan terlalu sedikit, atau makanannya rendah protein, kehilangan otot pun semakin cepat.


Hubungan Antara Asupan Protein dan Kekuatan Otot

Proses kehilangan otot seiring bertambahnya usia ini disebut sarkopenia. Untuk lansia yang secara alami sudah kehilangan massa otot, kurangnya asupan protein bisa memperparah kondisi ini dengan cepat.


Yang menarik, penelitian menunjukkan bahwa orang tua sebenarnya butuh protein per kilogram berat badan yang sama atau bahkan sedikit lebih banyak dibandingkan orang yang lebih muda. Bukan lebih sedikit. Tapi dalam praktiknya, banyak lansia yang makan jauh di bawah kebutuhan tersebut.


Memperkuat dari Dalam

Merawat orang tua bukan cuma soal menemani mereka berjalan atau memastikan rumah aman dari bahaya. Ini juga soal memastikan otot-otot mereka mendapat bahan bakar yang cukup dari makanan yang mereka makan.


Ketika mengunyah sudah terasa melelahkan dan porsi makan harus dijaga kecil, kualitas dan kepadatan gizi dalam setiap suapan jauh lebih penting dari volumenya. Advance Meal dirancang sebagai makanan sehat lembut tinggi protein untuk lansia dan orang dalam pemulihan, diformulasikan agar asupan protein tetap bermakna meski dalam porsi yang terjaga.



Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


Mengomentari postingan ini tidak tersedia lagi. Hubungi pemilik situs untuk info selengkapnya.
Worker with Ladder
Halal certified

No MSG, All Natural Ingredients,
100% our uniquely modified whey protein

Produced by PT. Danika Indo Cipta. Bogor, Indonesia
bottom of page