Perbedaan Antara Sarkopenia dan Sekadar Perawakan Kurus
- denydynaa0
- 15 Feb
- 1 menit membaca
Bagaimana Cara Mengetahui Apakah Seseorang Mengalami Malnutrisi atau Sarkopenia — Bukan Hanya Sekadar Kurus?
Bertubuh kurus tidak selalu berarti seseorang kekurangan gizi atau menderita sarkopenia. Sarkopenia secara spesifik adalah hilangnya kekuatan dan fungsi otot, bukan hanya berat badan rendah. Cara sederhana untuk membedakannya adalah dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan fungsional berikut:
Bisakah mereka berjalan sendiri melintasi ruangan tanpa bantuan?
Bisakah mereka mengangkat dan membawa beban 4 kg tanpa kesulitan?
Bisakah mereka menaiki 10 anak tangga tanpa masalah?
Apakah mereka bisa bangkit dari kursi atau berpindah dari kursi ke tempat tidur sendiri?
Apakah mereka mengalami penurunan dalam setahun terakhir?
Cara Menafsirkan Jawaban
Jika jawaban untuk empat pertanyaan pertama adalah “tidak”, dan
Jawaban untuk pertanyaan terakhir adalah “ya”,
👉 Kalau begitu, orang tersebut kemungkinan besar mengalami kekurangan gizi dan sarkopenia, bukan sekadar kurus.
Mengapa Ini Penting
Identifikasi dini memungkinkan dilakukannya intervensi seperti:
Meningkatkan nutrisi (terutama asupan protein)
Latihan penguatan dan keseimbangan awal
Mencegah kehilangan massa otot lebih lanjut dan mengurangi risiko jatuh.
Hal ini dapat menjadi pembeda antara penuaan yang sehat dan penurunan kemandirian serta kualitas hidup.
Sumber:
Malmstrom TK, Morley JE. "SARC-F: kuesioner sederhana untuk mendiagnosis sarkopenia dengan cepat." Jurnal Asosiasi Direktur Medis Amerika. 2013 1 Agustus;14(8):531-2.
Malmstrom TK, Miller DK, Simonsick EM, Ferrucci L, Morley JE. "SARC-F: skor gejala untuk memprediksi orang dengan sarkopenia yang berisiko mengalami hasil fungsional yang buruk." Jurnal kakeksia, sarkopenia dan otot. 2016 Mar;7(1):28-36.





Komentar