top of page
abstract background in soft pale blue.png

Whey Melawan Penuaan


Bagaimana protein whey melawan penuaan?

​​

Seiring bertambahnya usia, tubuh kita secara alami mengalami perubahan yang memengaruhi kulit, otot, metabolisme, dan sistem kekebalan tubuh. Protein whey, protein berkualitas tinggi yang berasal dari susu, telah banyak diteliti karena kemampuannya mendukung penuaan yang sehat. Berikut cara kerjanya:

 

1. Mendukung Kesehatan Kulit & Produksi Kolagen

Protein whey menyediakan asam amino esensial—terutama glisin dan prolin—yang merupakan bahan pembangun kolagen, protein yang menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Produksi kolagen yang lebih tinggi membantu mengurangi kerutan, menjaga hidrasi kulit, dan meningkatkan tampilan kulit yang bercahaya.

 

2. Mempertahankan Massa dan Kekuatan Otot

Kehilangan massa otot akibat penuaan, yang dikenal sebagai sarkopenia, merupakan penyebab utama kelemahan dan penurunan mobilitas pada lansia. Protein whey kaya akan leusin, asam amino yang merangsang sintesis protein otot. Konsumsi secara teratur membantu mempertahankan massa otot tanpa lemak, meningkatkan mobilitas, dan mencegah penyusutan otot.

 

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Protein whey mengandung senyawa bioaktif seperti laktoferin, imunoglobulin, dan prekursor glutation, yang memperkuat respons imun. Hal ini sangat penting karena kekebalan tubuh cenderung melemah seiring bertambahnya usia.

 

4. Mendukung Berat Badan & Kesehatan Jantung

Protein whey meningkatkan rasa kenyang, membantu mengontrol nafsu makan dan mencegah penambahan berat badan terkait usia. Protein ini juga terbukti dapat memperbaiki kadar kolesterol, tekanan darah, dan sensitivitas insulin, yang secara bersama-sama mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

 

Sumber:

  1. Paddon-Jones D, Short KR, Campbell WW, dkk. Peran protein makanan dalam sarkopenia penuaan. Am J Clin Nutr. 2008 Mei;87(5):1562s-6s.

  2. von Haehling S, Morley JE, Anker SD. Tinjauan umum tentang sarkopenia: fakta dan angka tentang prevalensi dan dampak klinis. Jurnal kakeksia, sarkopenia dan otot. 2010;1(2):129-33.

  3. Bumrungpert A, Pavadhgul P, Nunthanawanich P, dkk. Suplementasi Protein Whey Meningkatkan Status Gizi, Kadar Glutathione, dan Fungsi Imun pada Pasien Kanker: Uji Coba Terkontrol Acak, Buta Ganda. J Med Food. 2018 Jun;21(6):612-6.

  4. Tersedia di: https://www.cdc.gov/heartdisease/risk_factors.htm . Diakses pada 12 Maret 2024.

 
 
 

Komentar


Worker with Ladder
Halal certified

No MSG, All Natural Ingredients,
100% our uniquely modified whey protein

Produced by PT. Danika Indo Cipta. Bogor, Indonesia
bottom of page